Policy Talks – Analisis Kebijakan Transisi Energi dan Trilema Energi di Indonesia Periode 2019-2024

More articles

Dominasi bahan bakar fosil masih terlihat dalam bauran energi Indonesia, yaitu batu bara sebesar 40,46%, diikuti oleh minyak bumi (30,18%), gas alam (16,28%), dan EBT (13,09%). Namun, eksternalitas negatif (misalnya, emisi GRK), yang dihasilkan dalam proses pembakaran bahan bakar fosil seperti batu bara, akan mengakselerasi perubahan iklim. Salah satu upaya yang digaungkan adalah melalui transisi energi.

The Indonesian Institute, Center for Public Policy Research (TII) akan mengadakan diseminasi Policy Assessment pertama di pertengahan tahun 2024 dalam acara Policy Talks dengan judul “Analisis Kebijakan Transisi Energi dan Trilema Energi di Indonesia Periode 2019-2024”. Penelitian ini mengkaji kebijakan transisi energi dan trilema energi di Indonesia dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Adapun pembicara dalam diseminasi kali ini adalah:

1. Sahid Junaidi, S. Kom., M.M. (Plh. Direktur Konservasi Energi, Direktorat Jenderal EBTKE, Kementerian ESDM)
2. Putu Rusta Adijaya (Peneliti Bidang Ekonomi, The Indonesian Institute)
3. Dr. Dinita Setyawati (Senior Electricity Policy Analyst, South East Asia EMBER

 

Download Rangkuman, Materi dan dokumentasi:

 

Loader Loading...
EAD Logo Taking too long?

Reload Reload document
| Open Open in new tab
Loader Loading...
EAD Logo Taking too long?

Reload Reload document
| Open Open in new tab

Download [1.09 MB]

 

Loader Loading...
EAD Logo Taking too long?

Reload Reload document
| Open Open in new tab

Download [705.18 KB]

 

Loader Loading...
EAD Logo Taking too long?

Reload Reload document
| Open Open in new tab

Download [1.88 MB]

 

 

 

The Indonesian Institute
The Indonesian Institutehttp://www.theindonesianinstitute.com
The Indonesian Institute (TII) adalah lembaga penelitian kebijakan publik (Center for Public Policy Research) yang resmi didirikan sejak 21 Oktober 2004 oleh sekelompok aktivis dan intelektual muda yang dinamis. TII merupakan lembaga yang independen, nonpartisan, dan nirlaba yang sumber dana utamanya berasal dari hibah dan sumbangan dari yayasan-yayasan, perusahaan-perusahaan, dan perorangan. TII bertujuan untuk menjadi pusat penelitian utama di Indonesia untuk masalah-masalah kebijakan publik dan berkomitmen untuk memberikan sumbangan kepada debat-debat kebijakan publik dan memperbaiki kualitas pembuatan dan hasil-hasil kebijakan publik dalam situasi demokrasi baru di Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest article