Penelitian Kebijakan dan Rekomendasi Kebijakan TII “Pembahasan RUU APBN dan Isu Perbatasan di DPR: Studi Terkini tentang Akses untuk Informasi dan Partisipasi Publik” (Desember 2011 – Maret 2012)

More articles

Pembahasan RUU APBN di DPR secara normatif merupakan informasi publik. Namun, akses informasi publik pada hal itu masih terbatas. Ini juga tercermin dalam pembahasan RUU APBN terkait isu perbatasan, yang selama ini ditangani secara instan, parsial, dan tidak berkelanjutan.

Pembahasan dan penetapan anggaran terkait perbatasan yang tidak menjawab kebutuhan riil masyarakat perbatasan tidak lepas dari kenyataan akan kondisi geografis daerah perbatasan dan terbatasnya akses informasi masyarakat perbatasan dalam proses kebijakan. Terlebih dengan terbatasnya partisipasi masyarakat,khususnya perempuan dan kelompok marjinal lainnya di daerah perbatasan dalam proses anggaran di DPR.

Berdasarkan hasil riset, The Indonesian Institute (TII) mengajukan beberapa rekomendasi kebijakan, dengan mempertimbangkan jangka waktu, tingkat kemungkinan aplikasinya, dari yang paling praktis sampai yang paling ideal, dan dianggap kontroversial. Rekomendasi kebijakan terkait topik dan studi kasus riset ini dinilai dapat diterapkan di DPR mengingat proses pembahasan RUU APBN yang selama ini dilakukan berlaku sama untuk semua isu, termasuk isu perbatasan

Rekomendasi-Kebijakan-TII-Mei-2012

Policy Brief TII June 2012

The Indonesian Institute
The Indonesian Institutehttp://www.theindonesianinstitute.com
The Indonesian Institute (TII) adalah lembaga penelitian kebijakan publik (Center for Public Policy Research) yang resmi didirikan sejak 21 Oktober 2004 oleh sekelompok aktivis dan intelektual muda yang dinamis. TII merupakan lembaga yang independen, nonpartisan, dan nirlaba yang sumber dana utamanya berasal dari hibah dan sumbangan dari yayasan-yayasan, perusahaan-perusahaan, dan perorangan. TII bertujuan untuk menjadi pusat penelitian utama di Indonesia untuk masalah-masalah kebijakan publik dan berkomitmen untuk memberikan sumbangan kepada debat-debat kebijakan publik dan memperbaiki kualitas pembuatan dan hasil-hasil kebijakan publik dalam situasi demokrasi baru di Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest article