Update Indonesia Volume V No. 08 Desember 2010 (Bahasa Indonesia)

More articles

Masyarakat Indonesia merasakan keprihatinan mendalam terhadap nasib Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang menderita penganiayaan bahkan tewas mengenaskan di luar negeri. Pada November 2010, setidaknya dua penganiayaan luar biasa terjadi pada Tenaga Kerja Wanita (TKW) Indonesia. Yang pertama, Sumiati Salan Mustapa (23 tahun), asal Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Madinah, Arab Saudi, mengalami luka di tubuh, wajah, dan kaki akibat penyiksaan termasuk dugaan luka pada bibir akibat digunting oleh majikannya. Yang kedua, Kikim Komalasari (36 tahun), yang juga bekerja sebagai pembantu rumah tangga, diduga dibunuh setelah sebelumnya diperkosa, dan tubuhnya ditemukan di tong sampah di Abha Asir, Arab Saudi.

Dua peristiwa memilukan itu membuat masyarakat meratapi nasib TKI terutama TKW di luar negeri, yang banyak menderita penganiayaan di negara tempatnya bekerja. Serta merta, dua kejadian mengenaskan ini menyibak kembali gunung es penderitaan TKI/TKW di luar negeri. Peran pemerintah Indonesia dalam
melindungi pekerja migran asal Indonesia kembali digugat. Update Indonesia kali ini mengangkat tema utama tentang meratapi nasib Tenaga Kerja Indonesia di luar negeri

Update Indonesia kali ini juga mengangkat tema-tema penting di bidang ekonomi, politik dan sosial. Bidang ekonomi mengangkat tema tentang perang nilai tukar dan rupiah, juga tema mengenai plus minus uang panas. Bidang politik mengangkat tema tentang BUMN: antara entitas ekonomi dan politik, lalu tema mengenai kunjungan kerja DPR ke luar negeri: anggaran vs faedah. Tema lainnya tentang menata ulang koalisi: Golkar keluar, PDI-P masuk, mungkinkah? Di bidang sosial mengangkat tema mengenai prosedur manajemen penanganan bencana.

Update Indonesia Volume V No. 08 Desember 2010 (Bahasa Indonesia)

The Indonesian Institute
The Indonesian Institutehttp://www.theindonesianinstitute.com
The Indonesian Institute (TII) adalah lembaga penelitian kebijakan publik (Center for Public Policy Research) yang resmi didirikan sejak 21 Oktober 2004 oleh sekelompok aktivis dan intelektual muda yang dinamis. TII merupakan lembaga yang independen, nonpartisan, dan nirlaba yang sumber dana utamanya berasal dari hibah dan sumbangan dari yayasan-yayasan, perusahaan-perusahaan, dan perorangan. TII bertujuan untuk menjadi pusat penelitian utama di Indonesia untuk masalah-masalah kebijakan publik dan berkomitmen untuk memberikan sumbangan kepada debat-debat kebijakan publik dan memperbaiki kualitas pembuatan dan hasil-hasil kebijakan publik dalam situasi demokrasi baru di Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest article