The INDONESIAN FORUM Seri 64 “Evaluasi Kinerja Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19”

More articles

Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 telah bekerja selama sekitar empat bulan, sejak ditetapkan pada tanggal 13 Maret oleh Presiden Joko Widodo berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 7 Tahun 2020. Sebagai perpanjangan tangan langsung Presiden, Gugus COVID-19 memiliki sejumlah tugas, mulai dari melakukan manajemen komando dari tingkat Pusat hingga bekerja menjangkau lingkup pemerintahan paling kecil seperti RT/RW.

Berdasarkan kinerja di lapangan, sejumlah apresiasi kinerja Gugus COVID-19 datang dari lintas sektor. Namun, kinerja Gugus COVID-19 di sejumlah daerah masih dipertanyakan. Diantaranya terkait pelayanan fasilitas kesehatan yang diberikan, keterbukaan soal informasi, keakuratan data pasien, dan lain sebagaianya.

Berdasarkan hasil survei Indikator Politik Indonesia (2020), terdapat responden yang kurang puas dan tidak puas sama sekali terkait kinerja Gugus COVID-19. Sebanyak 55 persen mengatakan cukup puas dengan kinerja Gugus COVID-19.  Sebanyak 8,7 persen mengatakan sangat puas, 24 persen kurang puas, dan tidak puas sama sekali sebanyak 1,9 persen, serta tidak tahu/tidak menjawab sebanyak 10,4 persen. Kondisi tersebut mendorong pentingnya pembahasan terkait evaluasi kinerja untuk melihat lebih dalam ketidakpuasan masyarakat atau permasalahan lain yang ada secara komprehensif.

Adanya pembahasan terkait evaluasi kinerja ini diharapkan menjadi salah satu rujukan memperbaiki kinerja Gugus COVID-19 di tengah kasus positif yang masih naik secara signifikan memasuki era Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). The Indonesian Institute akan menggelar diskusi publik (The Indonesian Forum) daring bertajuk: “Mendorong Kinerja Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19”, dengan mengundang sejumlah pihak yang relevan dan kompeten untuk membahas topik ini.

Bahan Diskusi:

  1. Bagaimana manajemen komando atau koordinasi yang dilakukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19?
  2. Apa saja pencapaian dan tantangan yang dihadapi dalam melakukan tugas?
  3. Bagaimana evaluasi kinerja Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19?
  4. Apa saja upaya strategis dalam memperbaiki kinerja Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 dan dalam rangka memasuki era Adaptasi Kebiasaan Baru?

 

Pengantar diskusi oleh:

  1. dr. Ascobat Gani, MPH, Dr.PH, Anggota Tim Pakar Gugus Tugas Covid-19
  2. Hj. Nihayatul Wafiroh, MA, Wakil Ketua Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)
  3. Vunny Wijaya, MA, Peneliti Bidang Sosial The Indonesian Institute

 Moderator: Rifqi Rachman, Peneliti Bidang Politik The Indonesian Institute

 

Rangkuman Diskusi:

Loader Loading...
EAD Logo Taking too long?

Reload Reload document
| Open Open in new tab

 

 

Materi Diskusi:

Loader Loading...
EAD Logo Taking too long?

Reload Reload document
| Open Open in new tab

 

Loader Loading...
EAD Logo Taking too long?

Reload Reload document
| Open Open in new tab

 

Loader Loading...
EAD Logo Taking too long?

Reload Reload document
| Open Open in new tab

 

https://www.facebook.com/theindonesianninstitute/videos/2613856778864942/

 

 

The Indonesian Institute
The Indonesian Institutehttp://www.theindonesianinstitute.com
The Indonesian Institute (TII) adalah lembaga penelitian kebijakan publik (Center for Public Policy Research) yang resmi didirikan sejak 21 Oktober 2004 oleh sekelompok aktivis dan intelektual muda yang dinamis. TII merupakan lembaga yang independen, nonpartisan, dan nirlaba yang sumber dana utamanya berasal dari hibah dan sumbangan dari yayasan-yayasan, perusahaan-perusahaan, dan perorangan. TII bertujuan untuk menjadi pusat penelitian utama di Indonesia untuk masalah-masalah kebijakan publik dan berkomitmen untuk memberikan sumbangan kepada debat-debat kebijakan publik dan memperbaiki kualitas pembuatan dan hasil-hasil kebijakan publik dalam situasi demokrasi baru di Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest article