Tekanan Publik Lemah, Kemacetan Menggila.

More articles

LEMAHNYA tekanan publik dinilai menjadi salah satu faktor berlarutnya masalah kemacetan di Ibukota Jakarta. Padahal tekanan publik dibutuhkan guna mengatasi masalah kemacetan ibukota yang kian kronis.

Demikian dikatakan Direktur Eksekutif Institut Transportasi (INSTRAN) Darmaningtyas dalam diskusi menyoal transportasi di Indonesian Institute,Jakarta, Kamis (17/3).

“Hanya tekanan publik yang mampu memperbaiki masalah kemacetan dan buruknya sistem transportasi ibukota,tapi tekanan publik untuk bidang masalah ini memang lemah dibanding pada bidang masalah lainya,” kata Darmaningtyas.

Kendati begitu, Darmaningtyas enggan menyalahkan publik ibukota. Pasalnya ia memahami jika publik sulit menemukan sarana untuk menyuarakan tekanan tersebut.

“Publik seharusnya bereaksi tapi di pada saat yang sama publik juga tidak tau harus bersuara lewat mana,” katanya.

Di sisi lain lanjut Darmaningtyas, tokoh-tokoh independen yang awalnya rajin menyuarakan tekanan itu juga telah terserap ke dalam berbagai lembaga atau komisi nasional.

“Harus diakui juga teman-teman yang biasa menyuarakan secara independen itu makin langka karena banyak sudah terserap ke legislatif maupun komisi nasional lainya,” katanya.

Sumber: Jurnas.com.

The Indonesian Institute
The Indonesian Institutehttp://www.theindonesianinstitute.com
The Indonesian Institute (TII) adalah lembaga penelitian kebijakan publik (Center for Public Policy Research) yang resmi didirikan sejak 21 Oktober 2004 oleh sekelompok aktivis dan intelektual muda yang dinamis. TII merupakan lembaga yang independen, nonpartisan, dan nirlaba yang sumber dana utamanya berasal dari hibah dan sumbangan dari yayasan-yayasan, perusahaan-perusahaan, dan perorangan. TII bertujuan untuk menjadi pusat penelitian utama di Indonesia untuk masalah-masalah kebijakan publik dan berkomitmen untuk memberikan sumbangan kepada debat-debat kebijakan publik dan memperbaiki kualitas pembuatan dan hasil-hasil kebijakan publik dalam situasi demokrasi baru di Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest article