Policy Talks – Pro Kontra Rencana Kenaikan Harga Tiket Candi Borobudur

More articles

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi berencana menaikkan tarif masuk wisata Candi Borobudur menjadi Rp750.000,- untuk wisatawan domestik dan US$100 bagi wisatawan mancanegara. Hal tersebut dilakukan untuk membatasi jumlah wisatawan dalam menjaga dan melestarikan nilai sejarah Candi Borobudur. Dari aspek ekonomi, tarif tersebut jelas akan memberatkan para wisatawan sehingga akan berdampak pada penerimaan daerah dari sektor pariwisata. Dari aspek sosial, pembatasan jumlah pengunjung yang naik ke candi dapat berpengaruh baik pada kelestarian budaya dan pengetahuan mengenai situs tersebut. Pembatasan jumlah pengunjung juga dapat dilakukan melalui berbagai cara. Simak “Policy Talks” yang akan mengulas hal ini lebih lanjut oleh Nisaaul Muthiah, Peneliti Bidang Sosial The Indonesian Institute, bersama dengan Nuri Resti Chayyani, Peneliti Bidang Ekonomi The Indonesian Institute.

The Indonesian Institute
The Indonesian Institutehttp://www.theindonesianinstitute.com
The Indonesian Institute (TII) adalah lembaga penelitian kebijakan publik (Center for Public Policy Research) yang resmi didirikan sejak 21 Oktober 2004 oleh sekelompok aktivis dan intelektual muda yang dinamis. TII merupakan lembaga yang independen, nonpartisan, dan nirlaba yang sumber dana utamanya berasal dari hibah dan sumbangan dari yayasan-yayasan, perusahaan-perusahaan, dan perorangan. TII bertujuan untuk menjadi pusat penelitian utama di Indonesia untuk masalah-masalah kebijakan publik dan berkomitmen untuk memberikan sumbangan kepada debat-debat kebijakan publik dan memperbaiki kualitas pembuatan dan hasil-hasil kebijakan publik dalam situasi demokrasi baru di Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest article