Kolaborasi Diskusi antara SFL Indonesia x TII: Hambatan dalam Beribadah di Indonesia

More articles

The Indonesian Institute, Center for Public Policy Research (TII) berkolaborasi dengan Students for Liberty (SFL) Indonesia memperbincangkan persoalan konflik pembangunan rumah ibadat yang masih marak terjadi di Indonesia. Kegiatan ini merupakan bagian dari diseminasi hasil penelitian terbaru TII yang berjudul “Evaluasi Syarat Pendirian Rumah Ibadat pada Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 dan 8 Tahun 2006 untuk Hak Atas Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan di Indonesia.”

Peneliti Bidang Hukum The Indonesian Institute, Christina Clarissa Intania sebagai narasumber diskusi mengatakan bahwa sangat penting untuk kita memperkaya pengetahuan dan pemahaman tentang agama-agama yang hidup di Indonesia, agar kita dapat menjalankan toleransi, terutama yang terkait dengan pembangunan rumah ibadat. Persoalan regulasi juga penting untuk dikritisi agar tidak terjadi diskriminasi bagi kelompok minoritas, karena sesungguhnya di hadapan konstitusi semuanya adalah warga negara Indonesia yang memiliki hak dan kewajiban yang sama dalam menjalankan kebebasan beragama dan berkeyakinan, serta beribadat. #kebebasan #kebebasanberagama #kebebasanberkeyakinan #daruratKBB #revisiPBM2006

Loader Loading...
EAD Logo Taking too long?

Reload Reload document
| Open Open in new tab

Download [553.02 KB]

 

 

 

 

The Indonesian Institute
The Indonesian Institutehttp://www.theindonesianinstitute.com
The Indonesian Institute (TII) adalah lembaga penelitian kebijakan publik (Center for Public Policy Research) yang resmi didirikan sejak 21 Oktober 2004 oleh sekelompok aktivis dan intelektual muda yang dinamis. TII merupakan lembaga yang independen, nonpartisan, dan nirlaba yang sumber dana utamanya berasal dari hibah dan sumbangan dari yayasan-yayasan, perusahaan-perusahaan, dan perorangan. TII bertujuan untuk menjadi pusat penelitian utama di Indonesia untuk masalah-masalah kebijakan publik dan berkomitmen untuk memberikan sumbangan kepada debat-debat kebijakan publik dan memperbaiki kualitas pembuatan dan hasil-hasil kebijakan publik dalam situasi demokrasi baru di Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest article