BREAKFAST TALK – POLEMIK STATUS HUKUM SOEHARTO

More articles

Penyelasaian kasus hukum Soeharto mencapai babak baru dan polemik dipemerintahan. Polemik ini diakibatkan perbedaan sikap antara Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh yang mengeluarkan Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan (SKPP) terhadap kasus Soeharto, berseberangan dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang memilih untuk mengendapkan kasus tersebut untuk meredakan situasi yang sudah mengarah pada persoalan politik.

Tidak hanya itu, polemik ini pun semakin meluas melibatkan berbagai komponen baik lembaga, individu maupun partai politik yang menyatakan sikap pro dan kontranya terhadap penyelesaian kasus tersebut. Sebut saja, PAN, Partai Golkar, PDI Perjuangan, Mahkamah Agung memiliki sikap yang berlainan, termasuk lembaga swadaya masyarakat dan para pihak yang pernah menjadi korban pada masa pemerintahan Soeharto.

Terkait dengan masalah ini, The Indonesian Institute memandang perlu untuk menggelar acara Diskusi Bulanan bertajuk ” Polemik Status Hukum Soeharto”.

PEMBICARA :

Hendardi (PBHI) , Budiman Sudjatmiko, DPP Golkar, Tatak P Ujiyati (TII-Moderator)

WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN :

The Indonesian Institute, Wisma Nusantara Lt. 21, Jl. MH. Thamrin No. 59

Senin, 22 Mei 2006, Pukul 10.00 – 12.00 WIB

Previous article
Next article
The Indonesian Institute
The Indonesian Institutehttp://www.theindonesianinstitute.com
The Indonesian Institute (TII) adalah lembaga penelitian kebijakan publik (Center for Public Policy Research) yang resmi didirikan sejak 21 Oktober 2004 oleh sekelompok aktivis dan intelektual muda yang dinamis. TII merupakan lembaga yang independen, nonpartisan, dan nirlaba yang sumber dana utamanya berasal dari hibah dan sumbangan dari yayasan-yayasan, perusahaan-perusahaan, dan perorangan. TII bertujuan untuk menjadi pusat penelitian utama di Indonesia untuk masalah-masalah kebijakan publik dan berkomitmen untuk memberikan sumbangan kepada debat-debat kebijakan publik dan memperbaiki kualitas pembuatan dan hasil-hasil kebijakan publik dalam situasi demokrasi baru di Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest article