Pengamat: Jokowi ingin redam manuver PKB

More articles

Pengamat politik dari The Indonesian Institute Fadel Basrianto menilai pernyataan Presiden Joko Widodo menyebut nama Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sebagai salah satu kandidat calon Wakil Presidennya hanya untuk meredam manuver PKB.

“Menurut saya, pernyataan itu merupakan strategi Jokowi untuk meredam manuver PKB yang mulai membawa isu cawapres kepada publik,” ujar Fadel dihubungi di Jakarta, Sabtu.

Fadel mengatakan belakangan ini, kader-kader PKB seolah bermanuver dengan menyerang kandidat lain dengan mengatakan mereka bukan dari kalangan Nahdlatul Ulama.

Dia memandang sekalipun Jokowi mengatakan hal tersebut, bukan berarti Cak Imin bisa di atas angin. Menurutnya, selama Jokowi masih belum mengumumkan cawapresnya kepada publik, kans Cak Imin masih sama dengan kandidat lainnya.

Sebelumnya Presiden RI Joko Widodo menyebut Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar atau Cak Imin termasuk dalam pilihan sebagai calon wakil presiden.

“Saya harus ngomong apa adanya, salah satu nama itu adalah Pak Muhaimin Iskandar,” kata Presiden seusai meninjau arena olahraga dayung bersama Cak Imin, di Jakabaring Sport City, Sabtu.

Presiden menjelaskan bahwa dirinya masih menimbang salah satu dari lima tokoh yang akan mendampinginya sebagai wakil presiden pada Pilpres 2019.

Sumber: Antaranews.com

The Indonesian Institute
The Indonesian Institutehttp://www.theindonesianinstitute.com
The Indonesian Institute (TII) adalah lembaga penelitian kebijakan publik (Center for Public Policy Research) yang resmi didirikan sejak 21 Oktober 2004 oleh sekelompok aktivis dan intelektual muda yang dinamis. TII merupakan lembaga yang independen, nonpartisan, dan nirlaba yang sumber dana utamanya berasal dari hibah dan sumbangan dari yayasan-yayasan, perusahaan-perusahaan, dan perorangan. TII bertujuan untuk menjadi pusat penelitian utama di Indonesia untuk masalah-masalah kebijakan publik dan berkomitmen untuk memberikan sumbangan kepada debat-debat kebijakan publik dan memperbaiki kualitas pembuatan dan hasil-hasil kebijakan publik dalam situasi demokrasi baru di Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest article