75% Rakyat Kecewa Dengan Partai Politik.

More articles

Berdasarkan dari kajian meta analisis The Indonesian Institute tentang 7 (tujuh) partai politik Indonesia menunjukan adanya kekecewaan masyarakat terhadap partai politik. Ini juga ditunjukan oleh data kuantitatif dari lembaga kajian lainnya tentang tingginya kekecewaan masyarakat terhadap partai politik yang mencapai hingga 75% yang kecewa.

Menurut Hanta Yuda AR selaku peneliti bidang politik The Indonesian Institute, Calon Independen adalah jawaban dari kekecewaan masyarakat terhadap partai politik.

“Jawaban dari kekecewaan masyarakat terhadap partai politik adalah adanya calon Independen.” Ujarnya dalam diskusi yang bertema Kontroversi Capres Independen Dan Amandemen Konstitusi yang diselanggarakan oleh the Indonesian Institute, Jakarta Pusat, Rabu (06/04/11).

Hanta mengatakan, adanya calon independen membuka peluang rakyat non partai untuk dipilih oleh masyarakat, juga memberi keuntungan untuk Introspeksi partai karena calon Independen juga memberikan manfaat untuk pembenahan partai.

“Bila di ibaratkan jalan atau jembatan yang bermasalah misalnya tarifnya yang sudah mahal maka perlu dibuat adanya jalan alternative, dari situ kita membuat pembenahan. Calon independen juga buka hanya dalam rangka memenuhi tuntutan demokrasi tapi juga untuk pembenahan system presidensil kita.” Ucapnya.

Hanta juga mengatakan funsi DPD harus dikuatkan, Konfigurasi politik di DPR harus dikurani dan hak veto bagi Prsiden harus dikuatkan, sehingga kekutiran problem kelembagaan sebetulnya tidak relevan.

“Satu orang presiden sebetulnya setara dengan 500 anggota parlemen, perlu adanya check and Balances antara DPD dan DPR baik calon independen maupun tidak kekuatiran problem kelembagaan sebetulnya tidak relevan,” ucapnya.

Sumber: Kedaiberita.com.

The Indonesian Institute
The Indonesian Institutehttp://www.theindonesianinstitute.com
The Indonesian Institute (TII) adalah lembaga penelitian kebijakan publik (Center for Public Policy Research) yang resmi didirikan sejak 21 Oktober 2004 oleh sekelompok aktivis dan intelektual muda yang dinamis. TII merupakan lembaga yang independen, nonpartisan, dan nirlaba yang sumber dana utamanya berasal dari hibah dan sumbangan dari yayasan-yayasan, perusahaan-perusahaan, dan perorangan. TII bertujuan untuk menjadi pusat penelitian utama di Indonesia untuk masalah-masalah kebijakan publik dan berkomitmen untuk memberikan sumbangan kepada debat-debat kebijakan publik dan memperbaiki kualitas pembuatan dan hasil-hasil kebijakan publik dalam situasi demokrasi baru di Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest article