- Advertisement -spot_img

AUTHOR NAME

The Indonesian Institute

1280 POSTS
0 COMMENTS
The Indonesian Institute (TII) adalah lembaga penelitian kebijakan publik (Center for Public Policy Research) yang resmi didirikan sejak 21 Oktober 2004 oleh sekelompok aktivis dan intelektual muda yang dinamis. TII merupakan lembaga yang independen, nonpartisan, dan nirlaba yang sumber dana utamanya berasal dari hibah dan sumbangan dari yayasan-yayasan, perusahaan-perusahaan, dan perorangan. TII bertujuan untuk menjadi pusat penelitian utama di Indonesia untuk masalah-masalah kebijakan publik dan berkomitmen untuk memberikan sumbangan kepada debat-debat kebijakan publik dan memperbaiki kualitas pembuatan dan hasil-hasil kebijakan publik dalam situasi demokrasi baru di Indonesia.

Diskusi The Indonesian Forum Seri 53 “Akar Intoleransi adalah Aturan yang Diskiriminatif”

Manajer Riset dan Program The Indonesian Institute, Yossa Nainggolan, menyatakan akar permasalahan intoleransi yang terjadi di Indonesia adalah aturan yang bersifat membatasi dan cenderung...

Ray Rangkuti Nilai Peran Parpol Penting Melawan Intoleransi

Direktur Lingkar Madani Indonesia (LIMA), Ray Rangkuti menilai seharusnya partai politik berperan untuk mempromosikan prinsip-prinsip toleransi melalui pendidikan politik yang baik. Menurut Ray, partai politik harus memiliki...

The INDONESIAN FORUM Seri 53 “Mempertanyakan Keberpihakan Partai Politik dalam Isu Intoleransi”

Pemateri           : Fajar Riza Ul-Haq, Caleg DPR-RI, Dapil Jawa Barat V, Partai Solidaritas Indonesia Halili, Direktur Riset Setara Institute Ray Rangkuti, Direktur Eksekutif...

Yossa Nainggolan Sebut Kondisi Kebebasan Beragama di Indonesia Rendah

Manajer Riset dan Program The Indonesian Institute Yossa Nainggolan, mengatakan bahwa kebebasan menjalankan ibadah termuat dalam peraturan dan instrumen Hak Asasi Manusia. Selain itu,...

Parpol Untuk Melawan Intoleransi

Menguatnya penggunaan politik identitas pada masa kampanye Pemilu 2019 ditandai dengan munculnya isu untuk memilih calon legislatif maupun pemimpin yang seagama di tengah-tengah masyarakat....

Ray Rangkuti Beberkan Penyebab Tindakan Intoleran Menurun Jelang Pemilu

Direktur Eksekutif Lingkar Madani (Lima), Ray Rangkuti menjelaskan mengapa tindakan intoleransi menurun jelang Pemilu. Menurutnya hal tersebut disebabkan pengaruh elektabilitas dalam pesta demokrasi. Artinya bila pendukung atau...

Pengamat Ray Rangkuti Sebut Doa Neno Warisman Berpotensi Memecah Belah Bangsa

Pengamat politik Ray Rangkuti menilai doa Neno Warisman dalam acara Munajat 212 di Monas beberapa waktu lalu, sangat berbahaya karena dapat memecah belah persaudaraan di Indonesia. Ray menjelaskan, intoleransi dapat dibagi dua yaitu berbentuk...

Demokrasi di Indonesia Sekarang Tantangannya Bukan Politik Uang, Ini Alasannya

Pengamat politik, Ray Rangkuti mengatakan, demokrasi Indonesia sekarang tantangannya bukan lagi politik uang. "Saya ngga terlalu yakin untuk pemilu-pemilu berikutnya, uang ini berpengaruh kepada pemilih," kata Ray saat jumpa pers...

Setara Institut Sebut Kasus Intoleransi Cukup Tinggi dalam 11 Tahun Terakhir

Direktur Riset Setara Institut, Halili menyebut kasus intoleransi di Indonesia cukup tinggi selama 11 tahun terakhir. Hal tersebut diungkapkannya saat jumpa pers di sebuah kantor,...

Politik Identitas Dinilai Menguat karena Efek Pilkada DKI 2017

Direktur Eksekutif Lingkar Madani Ray Rangkuti menilai politik identitas makin menguat menjelang Pemilu 2019. Penguatan politik identitas itu disebut efek dari Pilkada Jakarta 2017. "Menurut...

Latest news

- Advertisement -spot_img