Kampung Deret, “Obat” Pemukiman Kumuh di Jakarta

More articles

JAKARTA – Tata kota Jakarta dinilai sudah didominasi oleh perumahan. Sayangnya, dominasi tersebut diisi oleh perumahan kumuh.

“Jika kita melihat tata ruang kota Jakarta lebih didominasi oleh pemukiman. Sementara itu, pemukiman seperti daerah kumuh saat ini sangat mewarnai wajah Ibukota,” kata Kepala Seksi Dinas Perumahan Pemda DKI Romel Pasaribu di Gedung The Indonesian Institute, kamis (7/11/2013).

Lebih jauh, dia menjelaskan, ada tiga program yang dilakukan untuk mengatasi masalah ini. Yang pertama perbaikan lingkungan, menyediakan rumah susun vertikal, dan kampung deret.

Sementara untuk masalah rusun, masih banyak rusun di jakarta yang masih tidak layak huni. Tambora salah satunya. Bangunannya yang mulai termakan usia, karena dibangun sejak tahun 80an. Kategori rusun yang layak huni itu menurut Romel adalah dimana pada rusun tersebut tersedia fasilitas air, listrik, hunian sehat. Idealnya satu rumah dihuni oleh empat orang.

Romel mengaku, pada dasarnya hampir semua wilayah kumuh di Jakarta harus mendapatkan perhatian lebih. Dia beralasan karena masyarakat yang tinggal di pemukiman kumuh rata-rata memiliki tipikal sama, jadi semuanya harus membutuhkan perhatian lebih.

Sementara untuk mengatasi pemukiman padat, Romel menambahkan kita sudah ada program kampung deret.

“Namun untuk sementara hanya dilakukan peremajaan saja, karena masih terkendala dana,” tandasnya.

Sumber: Okezone.com.

The Indonesian Institute
The Indonesian Institutehttp://www.theindonesianinstitute.com
The Indonesian Institute (TII) adalah lembaga penelitian kebijakan publik (Center for Public Policy Research) yang resmi didirikan sejak 21 Oktober 2004 oleh sekelompok aktivis dan intelektual muda yang dinamis. TII merupakan lembaga yang independen, nonpartisan, dan nirlaba yang sumber dana utamanya berasal dari hibah dan sumbangan dari yayasan-yayasan, perusahaan-perusahaan, dan perorangan. TII bertujuan untuk menjadi pusat penelitian utama di Indonesia untuk masalah-masalah kebijakan publik dan berkomitmen untuk memberikan sumbangan kepada debat-debat kebijakan publik dan memperbaiki kualitas pembuatan dan hasil-hasil kebijakan publik dalam situasi demokrasi baru di Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest article