Update Indonesia — Volume X, No. 6 – Juli Agustus 2017

More articles

Update-Indonesia-—-Volume-X,-No.-6-–-Juli-Agustus-201730 Juli setiap tahunnya diperingati sebagai hari Perlawanan terhadap Perdagangan Manusia Sedunia (World Day Against Trafficking in Person). Data Badan Perburuhan Perserikatan Bangsa-Bangsa-PBB (ILO-International Labour Organization) menyatakan bahwa saat ini ada sekitar 21 juta orang menjadi korban perdagangan orang dan kemudian dipekerjakan menjadi pekerja paksa termasuk pekerja seks.
Dalam konteks Indonesia,  Laporan Tahunan Perdagangan Orang 2016 yang dikeluarkan oleh Kedutaan Besar dan Konsulat Amerika Serikat di Indonesia, menyebutkan bahwa Indonesia merupakan salah satu negara asal utama, pada tataran tertentu,  dan tujuan,  serta transit bagi laki-laki, perempuan, dan anak-anak Indonesia untuk menjadi pekerja paksa dan korban perdagangan seks. Setiap provinsi di Indonesia merupakan daerah asal sekaligus tujuan perdagangan orang..
Laporan utama Update Indonesia bulan Juli-Agustus 2017 kali ini mengangkat judul “Mencari Kebijakan Tepat guna Penanggulangan Perdagangan Perempuan di Indonesia”. Bidang hukum membahas “Perlukah Perppu Ormas?”. Bidang politik membahas “Polemik Ambang Batas Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2019”. Bidang sosial membahas “Kebijakan Dua Arah Menghadapi Urbanisasi”.
Penerbitan Update Indonesia dengan tema-tema aktual dan regular diharapkan akan membantu para pembuat kebijakan di pemerintahan dan lingkungan bisnis, serta kalangan akademisi, think tank, serta elemen masyarakat sipil lainnya, baik dalam maupun luar negeri, dalam mendapatkan informasi aktual dan analisis kontekstual tentang perkembangan ekonomi, hukum, politik, dan sosial di Indonesia, serta memahami kebijakan publik di Indonesia.
Selamat membaca.
The Indonesian Institute
The Indonesian Institutehttp://www.theindonesianinstitute.com
The Indonesian Institute (TII) adalah lembaga penelitian kebijakan publik (Center for Public Policy Research) yang resmi didirikan sejak 21 Oktober 2004 oleh sekelompok aktivis dan intelektual muda yang dinamis. TII merupakan lembaga yang independen, nonpartisan, dan nirlaba yang sumber dana utamanya berasal dari hibah dan sumbangan dari yayasan-yayasan, perusahaan-perusahaan, dan perorangan. TII bertujuan untuk menjadi pusat penelitian utama di Indonesia untuk masalah-masalah kebijakan publik dan berkomitmen untuk memberikan sumbangan kepada debat-debat kebijakan publik dan memperbaiki kualitas pembuatan dan hasil-hasil kebijakan publik dalam situasi demokrasi baru di Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest article