The INDONESIAN FORUM Seri 20 “Pluralisme di Indonesia: Kekuatan atau Tantangan?”

More articles

Hari, tanggal      :   Rabu, 5 September 2012

Tema                    : Pluralisme di Indonesia:  Kekuatan atau Tantangan?

Fokus Diskusi    :

Dalam sejarah bangsa Indonesia, semua  rakayat menyadari betul bahwa meskipun mereka adalah di bawah satu Indonesia, namun mereka masih memakai entitas mereka yang ”asli/genuine” dalam konteks suku, agama serta kepercayaan, bahasa, adat dan sebagainya. Sejatinya, keragaman tidak menimbulkan perselisihan, namun menjadi sumber kekayaan bangsa yang mengarahkan bangsa untuk maju dalam harmoni.

Namun, kenyataan miris kita temui saat ini. Banyak konflik terjadi seperti kasus Sampang karena perbedaan. Bagaimana kelompok agama yang satu menolak kelompok agama yang lain, bahkan dengan tindakan anarkis. Bagaimana satu etnis, didiskriminasi ketika memasuki wilayah etnis yang lain. Bagaimana isu SARA menjadi komoditas politik dan alat untuk menguasai akses ke sumber daya ekonomi maupun politik yang menyesatkan publik dalam memaknai pluralisme di Indonesia.

Terkesan kemudian, bahwa tidak ada lagi semangat kebersamaan sebagai suatu bangsa, sementara kepentingan kelompok cenderung menjadi tujuan utama. Pluralisme di Indonesia kemudian tidak hanya menjadi terancam, namun juga mengancam kesatuan dan perdamaian, serta kemajuan di negeri ini.

 Bahan Diskusi:

1.    Bagaimana realitas objektif dari pluralisme/keberagaman di Indonesia saat ini? Memperkuat atau mengancam persatuan bangsa?

2.    Apa yang menjadi faktor-faktor dominan dari akar persoalan kita dan siapa pemangku kepentingan yang sangat terkait ke penciptaan realitas objektif pluralisme di Indonesia saat ini?

3.    Langkah-langkah strategis apa dan oleh siapa yang sebaiknya diambil agar realitas pluralisme di Indonesia menjadi kekuatan untuk kemajuan bangsa?

Pengantar diskusi oleh:

GKR Hemas, Ketua II DPD RI
Endang Kusumajadi, Direktur Politik Dalam Negeri, Direktorat Politik Dalam Negeri, Kemendagri
Radhar Panca Dahana, Budayawan
Velix Wanggai, Staff Khusus Presiden bidang Pembangunan Daerah dan Otonomi Daerah

Moderator :

Jaleswari Pramodhawardani, Anggota Dewan Penasehat TII

Materi The Indonesian Forum-The Indonesian Institute-Direktur Materi The Indonesian Forum-The Indonesian Institute_Sinergi THE INDONESIAN FORUM_Rangkuman Diskusi_Seri 20

The Indonesian Institute
The Indonesian Institutehttp://www.theindonesianinstitute.com
The Indonesian Institute (TII) adalah lembaga penelitian kebijakan publik (Center for Public Policy Research) yang resmi didirikan sejak 21 Oktober 2004 oleh sekelompok aktivis dan intelektual muda yang dinamis. TII merupakan lembaga yang independen, nonpartisan, dan nirlaba yang sumber dana utamanya berasal dari hibah dan sumbangan dari yayasan-yayasan, perusahaan-perusahaan, dan perorangan. TII bertujuan untuk menjadi pusat penelitian utama di Indonesia untuk masalah-masalah kebijakan publik dan berkomitmen untuk memberikan sumbangan kepada debat-debat kebijakan publik dan memperbaiki kualitas pembuatan dan hasil-hasil kebijakan publik dalam situasi demokrasi baru di Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest article