Policy Talks – Bagaimana Efektivitas Peran UPTD PPA Pasca Pengesahan UU TPKS

More articles

UU TPKS telah disahkan pada tahun 2022. Namun, perlu diteliti kembali apakah keberadaannya mengubah atau bahkan memengaruhi peran UPTD PPA dalam melaksanakan tugasnya untuk melindungi perempuan dan anak.
Dalam Policy Talks kali ini, akan dibahas tentang “Bagaimana Efektivitas Peran UPTD PPA Pasca Pengesahan UU TPKS”, bersama Dewi Rahmawati (Peneliti Sosial The Indonesian Institute), Eni Widiyanti, S.E., M.P.P., M.S.E. (Plt. Asisten Deputi Perumusan Kebijakan Perlindungan Hak Perempuan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak), dan Indah Sulastry (Koordinator Pemantauan Komisi Nasional Perempuan.
Download Rangkuman, Materi dan dokumentasi:
Loader Loading...
EAD Logo Taking too long?

Reload Reload document
| Open Open in new tab

Download [1.19 MB]

Loader Loading...
EAD Logo Taking too long?

Reload Reload document
| Open Open in new tab

Download [1.98 MB]

Loader Loading...
EAD Logo Taking too long?

Reload Reload document
| Open Open in new tab

Download [5.39 MB]

The Indonesian Institute
The Indonesian Institutehttp://www.theindonesianinstitute.com
The Indonesian Institute (TII) adalah lembaga penelitian kebijakan publik (Center for Public Policy Research) yang resmi didirikan sejak 21 Oktober 2004 oleh sekelompok aktivis dan intelektual muda yang dinamis. TII merupakan lembaga yang independen, nonpartisan, dan nirlaba yang sumber dana utamanya berasal dari hibah dan sumbangan dari yayasan-yayasan, perusahaan-perusahaan, dan perorangan. TII bertujuan untuk menjadi pusat penelitian utama di Indonesia untuk masalah-masalah kebijakan publik dan berkomitmen untuk memberikan sumbangan kepada debat-debat kebijakan publik dan memperbaiki kualitas pembuatan dan hasil-hasil kebijakan publik dalam situasi demokrasi baru di Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest article